Hijaz.web.id - Sejarah laba-laba dalam islam tertera dalam Alquran. Nama makhluk yang satu ini bahkan dipilih untuk menjadi tajuk sebuah surah, yakni al-Ankabut (laba-laba). Kata laba-laba, dalam surah al-Ankabut muncul pada ayat ke-41.
Ayat tersebut berbunyi, "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah SWT adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui."
Laba-laba, yang memiliki sejarah dalam islam. Kala itu di salah satu gua di Jabal Tsur. Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar hendaknya berhijrah ke Madinah, kemudian Allah SWT pun memerintahkan seekor laba untuk menyelamatkan Nabi Muhammad SAW dari kejaran massa kaum kafir Quraish yang hendak ingin membunuh Rasulullah dan Sahabat.
Peristiwa itu sungguh terjadi, dimana kisah tersebuterdapat dalam surah at-Taubah ayat 40;
"Jikalau kalian tidak menolongnya (Muhammad), sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrik Makkah) mengusirnya (dari Makkah), sedangkan dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada di dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya, 'Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita'. Maka, Allah menurunkan ketenangannya kepadanya (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang tidak kalian lihat dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah mahaperkasa lagi mahabijaksana."
Laba-laba itupun sesegera membuat sarang di mulut gua atas perintah-Nya. Kaum kafir yang mengejar sempat menerawang dalam gua, tapi atas kuasa Allah mereka tidak melihat keberadaan Nabi Muhammad dan Abu Bakar di dalamnya.
Si kafir Quraishpun berfikir, wah ada sarang laba-laba nih, kendati menjadi penanda bahwa tidak ada orang yang masuk ke dalam gua. Dua sahabat ini pun berhasil lolos dari kejaran kaum kafir yang ingin membunuhnya, selama tiga hari Nabi Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi di dalam gua itu.
Si kafir Quraishpun berfikir, wah ada sarang laba-laba nih, kendati menjadi penanda bahwa tidak ada orang yang masuk ke dalam gua. Dua sahabat ini pun berhasil lolos dari kejaran kaum kafir yang ingin membunuhnya, selama tiga hari Nabi Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi di dalam gua itu.
Surah al-Ankabut ayat 41 merupakan renungan yang hanya dapat dipahami oleh mereka yang berilmu dan senantiasa bertawakal kepada-Nya. Walaupun di surah al-Ankabut ayat 41 rumah atau sarang laba-laba disebut sebagai materi yang rapuh dan lemah, Allah SWT justru memerintahkan seekor laba-laba untuk membuat sarang guna melindungi Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar dari kejaran kaum kafir.
Hal itu menandakan bahwa Allah SWT memiliki kuasa terhadap segala ciptaan-Nya yang lemah dan rapuh dapat Dia kuatkan, begitupun sebaliknya.
Hal itu menandakan bahwa Allah SWT memiliki kuasa terhadap segala ciptaan-Nya yang lemah dan rapuh dapat Dia kuatkan, begitupun sebaliknya.
Allahu A'lamu Bishawab
(hijaz.web.id)
