Aku bingung mendapat tugas untuk melakukan wawancara dengan penghuni kamar yang terdiri dari wanita muda belia, cantik jelita. Tepat jam 12 malam saya ketuk pintu berulang-ulang hingga terbuka dengan halus, nampaklah seorang wanita usai berdandan rapi berjalan lunglai diiringi suara lembut serak-serak basah.sambil mempersilahkan saya masuk.
Aku teringat sebuah hadits Rasulullah saw. bermakna: "Jangan masuk dirumah wanita bertamu jika tidak ada suaminya".Lalu terjadilah wawancara panjang lebar diteras kamar, meskipun dengan suara yang terbata-bata penuh curiga dia harus membuka kartu sambil meneteskan air mata, kenapa mereka terjerembab dalam dunia hitam seperti ini.
Tujuh peserta melakukan wawancara dari masing-masing kamar yang berbeda menyimpulkan bahwa yang menyebabkan mereka menempuh jalan ini pada dasarnya karena LEMAH IMAN, Mari kita lihat pengakuan masing-masing mereka :
1. FAKTOR PRUSTASI , Anak ini mengaku punya bapak sipil berpangkat eselon 4 di departemen pendidikan dan kebudayaan waktu itu disalah satu Daerah, Namun karena kecewa tidak mendapatkan perhatian orang tua lantaran orangtua sabang hari sibuk terus. lalu ditempulah jalan lain untuk mendapatkan kasih sayang yang dirindukannya sebagai salah satu fitrah manusia.
2. FAKTOR EKONOMI. Ada juga anak yang mengalami nasib, dimana orang tua mereka pengangguran total sementara anak berentetan masing-masing ingin dinafkahi. Anak ini mengaku orang tuanya pernah melamar kerja di perusahaan beberapa kali tetapi tertolak, alasannya tidak memiliki keterampilan yang dapat diandalkan. Lagi-lagi ingin berusaha sendiri, namun tidak punya modal untuk memulaijnya, terpaksa satu-satunya jalan yaitu anaknya yang sedikit memiliki postur "behenol" berangkat mencari modal di HOTEL, niatnya mermbantu orangtua
3. FAKTOR PATAH HATI, Ada pula anak ibarat "Burung pungguk merindukan bulan". Katakanlah dua insan yang sudah oper dosis dalam cinta asmara, bahkan mengaku ingin dikubur berdua dalam satu lobang jika ada yang mencoba menggagalkan cintanya. Tetapi apa harus dikata nasib malang datang menggarayangi hidupnya. Kata-kata indah dan ungkapan manis yang dirindukan selama ini, berujung dengan kehancuran lantaran si buah hati mendapatkan gadis lain. dari sinilah ia memulai hidupnya sebagai prostitusi.
(hijaz.web.id)
