Serpihan Sejarah: Pertunjukan Drama Lapangan Pemuda Muhammadiyah Rappang

hijaz.web.id - Serpihan Sejarah: Pertunjukan Drama Lapangan Pemuda Muhammadiyah Rappang

Hijaz.web.id - Kehormatan yang kedua Group Seni Pemuda Muhammadiyah mendapat amanah untuk mempertunjukan “Drama Lapangan” dalam acara peresmian Monumen Andi Cammi di Carawali. Atas bantuan Bupati Opu Sidik, mengharapkan Kodim Sidrap turun tangan untuk melengkapi “Drama Lapangan” dengan sebuah mobil berlapis baja, digunakan untuk memburu pejuang memasuki areal monument, yang ditandai sebuah ledakan bom yang menggetarkan daratan Carawali, kemudian dibarengi rentetan bunyi senjata bertubi-tubi.

Seluruh penonton yang juga dihadiri para pejabat dan masyarakat Sidenreng Rappang. Semuanya sempat meneteskan airmata mendengarkan syair Puisi sambil menyaksikan kekejaman Belanda terhadap pasukan pejuang  Andi Cammi yang diseret hidup-hidup diperlakukan seperti binatang.

Untuk lebih lengkapnya saya tuliskan nama-nama pemeran:



1. Bakri A. Pariwusi sebagai ArungngE Lanoni/ Andi Cammi pemeran tetap.
2. Ahyaruddin Hakim sebagai Kapten Belanda mati tertikam oleh LamappE
3. Sultan Ambo Sidenreng sebagai mata-mata Belanda (penghianat).
4. Imran Haris  sebagai Pejuang / La Mappe Tangan kanan Arungnge
5. M. Hijaz Tahir sebagai pejuang / terguling ditendang sepatu lars Belanda
6. Andi Rusdi Dadda sebagai pejuang /  tertembak mati, terkapar ditempat.
7. Yuliyana dari pare sebagai pejuang / tergeletak sambil bacakan Puisi.
8. Munadira Tajuddin pejuang / Sebagai wanita hamil diseret Belanda.
9. Salimong sebagai pejuang /. melakukan perlawanan tertangkap hidup

Demikian nama-nama pemeran sebuah Drama Lapangan, sekaligus sebagai Tim penyusun naskah drama perjuangan ArungngE Lanoni dan Andi Cammi untuk mempertahankan bumi Nenek Mallomo dari tangan penjajah. Seluruh pemeran ceritra ini adalah Pemuda Muhammadiyah yang bergabung dalam Grup Seni ToripurennuE Rappang.

(hijaz.web.id)

Lebih baru Lebih lama